Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 14

Thread: 10 Guitarists. Conducting ‘Aria Baron’

  1. #1
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Selatan Jakarta
    Posts
    12,636
    Nama asli
    Faisal
    Rep Power
    262

    10 Guitarists. Conducting ‘Aria Baron’

    New Friday Jazz Nite presents
    10 Guitarists. Conducting 'Aria Baron'






    Acara New Friday Jazz Nite yang rutin diadakan di Pasar Seni Ancol, pada 29 Juni kemarin tampil beda. Tema yang di usung kali ini “10 Guitarists Conductiing ‘Aria Baron” sudah menyiratkan sesuatu yang beda, akan menampilkan 10 gitaris dengan Aria Baron sebagai konduktor. Nama Baron juga terdengar aneh disini, karena dia lebih dikenal sebagai rocker tetapi akan tampil di acara Jazz. Benar saja menarik, acara ini ternyata menampilkan gitaris-gitaris ternama di Indonesia dari berbagai Genre dan lintas generasi. Bukan hanya 10 seperti tertera di judul event, tetapi 17 gitaris ternama dengan genre Jazz, Blues, Rock, hingga Metal. Beberapa sudah dianggap gitaris senior beberapa gitaris semi-senior, bahkan beberapa diantaranya sudah dianggap legenda di dunia musik Indonesia.






    Ezra L Simajuntak ‘Z Factor’ menjadi gitaris pertama yang membuka dari 17 gitaris yang akan tampil, dengan membawakan komposisi neo-classical metal yang sarat dengan tehnik-tehnik khas gitaris shredder serta musik metal dengan sound cadas bertempo cepat. Penempatan Ezra diawal cukup tepat, karena mampu menggebrak acara dan mendapat apresiasi bagus penonton.






    Disusul dengan kolaborasi John Paul Ivan ‘ex-Boomerang’ dan Didit Saad ‘Plastik’ dengan komposisi instrumental rock-blues. 2 gitaris ini menampilkan solo-solo improvisasi yang menarik, dan ada bagian call-response yang menampilkan mereka bersahut-sahutan pada klimaks penampilannya.





    Salah satu yang menarik, adalah Mus Mujiono yang tampil berikutnya. Membawakan komposisi jazz fusion, Mus Mujiono berimprovisasi yang sarat dengan scat singing. Gitaris yang sudah lama tidak sering tampil di publik ini ternyata cukup dirindukan oleh audiens malam itu. Jika performer sebelumnya tampil dengan 1 lagu, penonton meminta tambah setelah Mus Mujiono ingin meninggalkan panggung setelah penampilan lagu pertamanya. Setelah meminta izin kepada panitia, Mus Mujiono kembali tampil menyanyikan lagu Arti Kehidupan yang membuat sebagian besar penonton antusias ikut sing along. Walau malam itu Mus terlihat kurang fit tetapi suara dan permainan gitarnya tetap terdengar seperti Mus muda dulu.



    Jika sebelumnya menampilkan gitaris, penampil berikutnya agak beda. Piyu ‘Padi’ yang malam itu cukup ditunggu oleh sebagian besar penonton berkolaborasi dengan Stephen Santoso. Stephen sendiri lebih dikenal sebagai sound engineer handal daripada sebagai gitaris. Kualitas album Padi yang soundnya bagus itu tak lepas dari jasa steven, kurang lebih begitu kata Piyu ketika membuka penampilannya. Lagu Mahadewi dari Padi yang diaransemen menjadi Instrumental Rock Guitar Ballad ditampilkan dengan menarik dan memperlihatkan sisi berbeda dari Piyu sebagai instrumentalis.



    Satu-satunya vokalis yang tampil malam itu adalah Trie Utami yang dipanggil untuk jam session oleh Donny Suhendra dengan membawakan 2 buah lagu Jazz pada penampilan berikutnya. Walaupun tampil on the spot, mereka menyuguhkan kolaborasi yang matang. Dengan bahasa musiknya, mereka terlihat sering berkomunikasi dengan baik dan menarik. Lagu ke-3, Donny menampilkan komposisi fusion jazz dan memperlihatkan kematangannya sebagai gitaris, walaupun berimprovisasi rasanya tidak ada nada yang dipilihnya yang tidak enak.



    Pimpinan proyek malam itu, Baron, tampil berkolaborasi dengan Gugun ‘Gugun & Blues Sherlter’ membawakan komposisi intrumental blues-rock yang agresif dan nge-funk. 2 gitaris dari 2 generasi berbeda ini tampil apik dan menarik menyuguhkan lagu Blues yang nge-beat dan solo-solo improvisasi yang seru dengan sekali-kali ada sahut-sahutan diantaranya.



    Mungkin tidak banyak khalayak umum yang tahu profil gitaris berikutnya, Gideon LJ Tengker, karena memang tokoh ini jarang terpublikasi. Gitaris dan seniman yang sudah cukup senior ini berperawakan unik dengan rambut panjang putih layaknya pendekar yang habis turun gunung. Menampilkan instrumental rock, Gideon tampil nge-shred dengan tehnik-tehnik rock yang matang dan tidak kaku. Umumnya musisi lain akan semakin melembut jika sudah berumur, Gideon tetap terlihat menampilkan semangat rock di usianya yang sudah tidak muda ini. Suatu contoh yang bagus bagi gitaris-gitaris muda.



    Satu lagi gitaris senior, Yopi Item, yang tampil solo membawakan instrumental blues yang dikombinasikan dengan beberapa tembang melayu klasik menjadikan penampilannya menarik dan beda. Tidak seperti performer sebelumnya yang menunjukkan tehnik-tehnik tinggi, Yopi Item tampil tenang dan terlihat bermain sederhana tapi matang.



    Berikutnya Balawan tampil berkolaborasi dengan Diat ‘Yovie & Nuno’ yang tampil unik membawakan lagu Roxann dar i The Police yang diaransemen menjadi Jazz-Blues Fusion. Hebatnya lagu Roxann terdengar benar-benar beda baik dari beat, chord, maupun melodi vokal yang dinyanyikan oleh balawan tetapi tetap enak didengar. Seperti biasa Balawan tampil memukau dengan tehnik independen two handed tapping di gitar double neck-nya. Diat sendiri yang biasa di Yovie & Nuno selalu tampil tidak teknikal, disini memperlihatkan permainan yang lebih sarat teknikal.



    Performer terakhir adalah kolaborasi dari 4 gitaris semi-senior (begitu kata MC malam itu) yang terbagi atas 2 kubu yaitu, Denny Chasmala dan Kin ‘The Fly’ serta Bengbeng ‘Pas’ dan Taras ‘Triad’. Membawakan lagu Going Down dari Freddy King, 4 gitaris ini menyuguhkan tontonan yang menarik dan sarat adu solo antara 2 kubu tersebut.



    Puncak dari acara malam itu adalah kolaborasi dari 17 gitaris sekaligus 1 panggung. Jika diluar ada G3, malam itu ada G17 di Indonesia. Membawakan lagu Come Together secara instrumental yang aransemennya di kembangkan dalam beberapa bentuk beat berbeda, 17 gitaris tampil solo improvisasi secara bergantian dengan Baron sebagai konduktornya yang menentukan urutan. Hanya latian sekali saja pada saat Sound Check, 17 gitaris ini tampil solid dan menjadi tontonan menarik yang jarang sekali terjadi. Dalam sejarah Panggung Pasar Seni Ancol yang sudah puluhan tahun menyajikan konser baru kali ini ada 17 gitaris dalam 1 panggung, ini benar-benar sejarah kata MC.

    Acara yang diprakarsai oleh DSS Sound System ini terbilang sukses. Acara berjalan mulus, konsep acara unik dan berbeda, menampilkan gitaris-gitaris ternama, dan ditunjang sound system kualitas atas. Selain itu adanya beberapa kamera broadcast dan komputer yang merekam audio keseluruhan acara ini memperlihatkan keseriusan dalam mendokumentasikan acara ini. Ketika ditanya kepada Baron apakah ada rencana konser ini akan dibuat album khusus, menurutnya tidak ada rencana mengenai hal itu.

    Menurut Baron, tidak sulit mengumpulkan gitaris-gitaris tersebut. Dia yang menghubungi gitaris muda dan Donny (Suhendra) yang menghubungi gitaris senior. Yang sulit mungkin mengatur waktunya yang cocok mengingat para gitaris tersebut adalah musisi yang jadwalnya padat.

    Sayang publikasi acara ini bisa dibilang sangat minim sehingga tidak banyak orang tahu, dan hanya kalangan tertentu saja yang mengetahui keberadaan acara ini. Donny dari pihak DSS menyetujui kalau acara seperti ini mungkin akan diadakan lagi 3 bulan mendatang. Semoga saja acara berkualitas seperti ini akan sering diadakan dengan publikasi yang cukup luas, sehingga generasi muda musisi Indonesia dapat belajar banyak dari acara seperti ini. (faisal aka musicman)

    artikel ini juga di publikasikan di kamarmusik.com, thanks to mas pongky atas supportnya
    [URL="http://www.facebook.com/pages/Bengkel-Musik/88620690451?ref=mf"]
    [/URL]

  2. The Following 26 Users Say Thank You to musicman For This Useful Post:

    4Stringer (05-07-2012), Adrian81 (06-07-2012), andi mysin (09-07-2012), awidowo (18-07-2012), budi ogah (10-07-2012), Cyed (05-07-2012), Dimaz (06-07-2012), dreedix (08-07-2012), enungfahmi (06-07-2012), Erryc kacangijo (17-08-2012), gfisys (05-07-2012), goei (06-07-2012), gooswyn (05-07-2012), ilo-bugis (07-07-2012), jemini (06-07-2012), J_Music (05-07-2012), masbowo (08-07-2012), mas_sumenep (05-07-2012), mazbay (06-07-2012), Moio (06-07-2012), naufallingga (06-07-2012), noviari (06-07-2012), rads (05-07-2012), SkyG0d (23-07-2012), SuryaCaroline (24-08-2012), Vidi Rosen (09-07-2012)

  3. #2
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Jakarta
    Posts
    3,107
    Nama asli
    Gooswyn - Killing Bach
    Rep Power
    124
    Quote Originally Posted by musicman View Post


    Mungkin tidak banyak khalayak umum yang tahu profil gitaris berikutnya, Gideon LJ Tengker,
    tiap kali gw liat Mr. Gideon tengker, kenapa gw selalu inget sosoknya Uli Jon Roth yah ? hehehe
    ---STRATOMAN--- :
    DISPLAY BARANG DAGANGAN: [url]www.gooswynguitars.com[/url]

    - overdrive and stratocaster lover -

  4. #3
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Kota Bekasi
    Posts
    53
    Nama asli
    fahmi reza
    Rep Power
    45
    itu ampli brapa biji yaa??
    klo pun direct, bussyyeettt berapa channel di makan itu ??

  5. #4
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    pamulang
    Posts
    1,499
    Nama asli
    indra wijaya
    Rep Power
    89
    itu balawan lg pke efek gw tuh yaa... keliatan merah tuh.. nongol..
    abdikan jari jarimu untuk harmoni dari hati lalu jatuh ke dawai

  6. #5
    Join Date
    Oct 2008
    Location
    setiabudi
    Posts
    2,150
    Nama asli
    Radhika Iss.
    Rep Power
    109
    Quote Originally Posted by gooswyn View Post
    tiap kali gw liat Mr. Gideon tengker, kenapa gw selalu inget sosoknya Uli Jon Roth yah ? hehehe
    hahaha...idem wyn...

  7. #6
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    Jati Asih, dimana masih banyak air & udara yang jujur
    Posts
    2,942
    Nama asli
    W. Tejomoyo
    Rep Power
    144
    Kereeen

  8. #7
    Join Date
    May 2007
    Location
    di depan laptop
    Posts
    1,410
    Nama asli
    widia rivandi
    Rep Power
    105
    Quote Originally Posted by gooswyn View Post
    tiap kali gw liat Mr. Gideon tengker, kenapa gw selalu inget sosoknya Uli Jon Roth yah ? hehehe
    Gw Malah inget Anaknya aja


    musik ditentukan dari intelektual dan status sosial adalah feodalisme era modern


    terlihat pintar tapi kampungan ..apakah itu

    Fuzz you Motherflanger

  9. #8
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    Bekasi
    Posts
    163
    Nama asli
    David W
    Rep Power
    63
    Gedeon Tengker.... sudah lama banget nggak liat... terakhir lihat sekitar tahun 90 an (lama banget ya) di solo.. waktu perfom sama Arthur Kaunang & Syech Abidin... "Gitaris Hebat"

  10. #9
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Cilacap
    Posts
    97
    Nama asli
    hermawan friyoga
    Rep Power
    60
    konser mantabs nih....

  11. #10
    Join Date
    Jun 2009
    Location
    Tangerang
    Posts
    24
    Nama asli
    Moch Firman Shulthony
    Rep Power
    63
    Quote Originally Posted by WiFi View Post
    Gw Malah inget Anaknya aja


    seriusan ini anak nya!!??

Page 1 of 2 12 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Some things about guitarists & sound engineers
    By newmachine in forum Korner asik asik
    Replies: 33
    Last Post: 19-04-2011, 01:14
  2. The 20 Greatest Metal Guitarists by Musicradar
    By newmachine in forum Korner gitaris
    Replies: 22
    Last Post: 23-03-2011, 10:04
  3. Review : Baron N' Soulmates,
    By Vidi Rosen in forum Korner aliran & review karya musik
    Replies: 7
    Last Post: 07-05-2009, 12:45

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •