• KONSPIRASI BASSIST : LIPUTAN FUN AND SHARE (FNS) SHARE YOUR SIGNATURE BASS SOUND

    KONSPIRASI BASSIST : LIPUTAN FUN AND SHARE (FNS) SHARE YOUR SIGNATURE BASS SOUND


    by Trianto





    Kali ini saya mencoba me review beberapa hasil pengamatan saya dalam menghadiri acara FnS SHARE YOUR SIGNATURE BASS SOUND sabtu 11 januari 2014 di tokove kemang.

    ok acara kurang lebih di mulai jam 2 siang, kurang lebih mundur satu jam dari di jadwalkan, maklum di hari sabtu jakarta terasa lebih macet di siang hari. setelah sat persatu member berdatangan, naufal, teddy, leo menyusul saya , christ dan erick yang sudah tiba duluan. setelah ngobrol ngobrol sebentar, kami mulai menata lokasi FnS dan menggelar pedal board, disini terlihat suasana keakraban sesama member BM...suasana yang mungkin jarang ditemui di forum online lain.

    ketika kami asik menata peralatan, tiba tiba terdengar suara "Gila lu ada bassist pedalnya sampe segambreng begitu" ternyata kumendan Vidih hadir, dan setelahnya acara dimuali dari perkenalan antar member.

    setelah acara dimulai, lanjut dengan pembahasan gear dan pedalboard oleh masing masing member, dimulai dari Christ 4stringer



    dengan membawa bass yamaha nya, Christ menekankan sound signature nya untuk memainkan genre musik rock 80 -90 an, terlihat dia hanya membawa dua pedal, ya dua pedal yaitu zoom MS-60B dan Pedal Preamp, kontras dengan penampilan nya di Gath kemarin dia membawa pedalboard. namun kemudahan dan keringkasan pedal digital dapat mengcover semua sound yang dia inginkan, beberapa contoh lick bass rock pun dengan mantab dia bawakan. simply the best lah pokoknya.

    lanjut ke bassist kedua yaitu Naufal naufal6161, dengan membawa ampli kombo, beberapa bass, pedal board dan beberapa hardcase, mmm rupanya sebagian besar barang dagangan nya naufal..




    dengan bass shreder jazz bass model yang sedikit relic, naufal membagi sinyal bass nya menjadi dua, alasannya karena dia mengguanakan bebrapa pedal efek gitar (istilahnya selingkuh kalo kata kumendan vidih). rupanya naufal ingin membentuk sound bass dengan distorsi yang gahar, dan memang dia mendapatkan nya




    lanjut ke bassist ke tiga yaitu Teddy fleizenkruz, dengan bass musicman SUB nya, dan pedal board yang berukuran bigsize


    sempat membayangkan sound apa yang dicari oleh teddy, dengan elpresso compressor allways on, teddy menyusun palet palet sound nya dengan terstuktur, penggunaan boss FT-2 memberi sentuhan wobble di sound nya, sedikit keluhan darinya bahwa sound FT-2 kurang ngangkat, namun saya dan kumendan vidih cepat menanggapi untuk menaruh FT-2 setelah distorsi, hal yang biasa dilakukan oleh beberapa gitaris. Teddy menggunakan rangkaian series pada ke sebelas pedalnya. menggunakan dua distorsi, chorus,modulasi, delay,reverb dan preamp. yang unik dari reverb nya adalah fasilitas shimer, yang membuat sound seperti organ, namun tidak menutupi sound bass nya, rupanya teddy benar benar mengerti bagaimana menggunakan senjatanya.

    bassit ke empat adalah leo spyd3r#9, membawa dua bass, fender 5 string, dan sebuah bass 'pangeran' yang telah megalami 5 kali metamorfosis menjadi lebih baik, dan hasilnya pun sangat bagus.



    dan leo juga membawa pedalboard nya yang dia namakan luchbox


    mengandalkan drive dari ibanez PD7, modulasi dari MS60B, wah mini dari AMT, AB switcher dan buffer, benar benar solusi yang ringkas untuk sound yang dasyhad.. mengingat banyak genre music yang dia mainkan.

    Bassist ke lima adalah Dika trianto, loh saya sendiri ternyata... dengan membawa bass headless signature nya sendiri, zoom B3 modifed footswitch, BSY-600, proel Volume pedal yang berfungsi sebagai exp pedal B3 dan BSY600, serta sebuah expression kiss..


    katanya dia setelah bermain clasic rock, sekarang beralih ke dubstep dan tetap ngoprek... susah meriview diri sendiri...tolong donk di review in

    ok lanjut ke bassit ke enam didit cyed


    dengan pedal board bertingkatnya


    pedalboard yang simpel, namun tunggu dulu ternyata routing efek nya tidak se simpel yang terlihat
    dengan DIY: Passive Mixer 3 Channel with FX-Loop & Switchable Channel, didit dapat memilih dengan independent sound drive, clean dan bass synth, dia juga terlihat sangat menguasai pedalboard nya dan sangat mengerti arah sound yang dia inginkan.

    yang menarik dari FnS kemarin adalah :
    1. beberapa pedalboard bassit lebih besar dari gitaris, apa yang ada di pikiran para bassist ini?
    2. routing efek bassist lebih rumit dari gitaris
    3. Cora bass driver ternyata senjata yang ampuh
    4. zoom bass pedal juga favorit loh
    5. ternyata FnS bass juga berantakan, berserakan pedal dimana mana(kata kumendan vidih)



    sekian review sederhana dari saya, mungkin temen temen ada yang mau nambahin, silahkan


    [URL="http://www.bengkelmusik.com/forum/showthread.php?t=22807"]NB : foto dan video dapat dinikmati disini[/URL]
    foto dan video oleh erick timisela, leo dan andika

    Special Bigs Thanks kepada Tokove dan Iga serta Bimo yang menyediakan tempat untuk FNS kali ini
    This article was originally published in forum thread: KONSPIRASI BASSIST : LIPUTAN FUN AND SHARE (FNS) SHARE YOUR SIGNATURE BASS SOUND started by trianto View original post